Kamis, 04 November 2021

Customer Insight

 Menjalankan Customer Insightwawasan konsumen akan berguna ketika data yang dihasilkan dapat meningkatkan efektivitas suatu produk atau layanan bagi konsumen, serta meningkatkan penjualan untuk saling menguntungkan.Dengan kata lain, consumer insight adalah informasi data yang membantu bisnis memasarkan dan menjual produk

  1. Guest Comment
  2. Segment pelanggan / guest reguler
  3. Comment on social media


Product Development

 

product development adalah segala tahap yang bertujuan mengembangkan produk dari sebuah konsep atau ide melalui market release dan sebagainya. merupakan salah satu bagian dari R & D yang bertanggung jawab untuk pengembangan produk dan process

 

Kitchen / Dapur :

1.   Mencipta satu produk makanan yang baru

2.   Memilih secara selektif menciptakan pruduk baru, yang mana tidak menambah bahan baku yang baru, mengakibatkan menambah jumlah belanja/ STOCK

3.   Mengembangkan bahan baku yang ada mendapatkan nilai tambah

4.   Strategi menu yang kekinian / lagi viral

5.   Membuat menu Dine in, paket, catering out source, menu fuction/ buffet, event hari hari libur nasional / menu for event yearly

6.   Membuat menu menyesuaikan harga yang bersaing dengan kompotitor

7.   Membuat program menu minuman seasonal

8.   Membuat menu superior / menu signature

 

Restaurant / Pelayan :

Ø Product knowledge bagi Pelayan / waiter adalah lebih mengetahui tentang produk restoran, sehingga dapat memberikan penjelasan kepada tamu apa bila dibutuhkan

Ø Memberi tingkat kepercayaan diri terhadap produk yang di tawarkan


m House Role 

SQUENZ OF SERVICE



Rabu, 03 November 2021

Reward, career opportune

 

Reward, career opportune

 

Hasil penilaian prestasi kerja (performance appraisal), tentang pelaksanaan kerjanya

 

ü  Cerdas  dan dapat belajar dengan relative cepat

ü  Kompenten secara operasional

ü  Kreatif dan inovativf

ü  Memahami pekerjaan

ü  Belajar dengan cerdik, , menggunakan logika, efisieties

ü  Selalu melakukanperbaikan perbaikan

ü  Dianggap bernilai oleh atasan

ü  Memiliki catatan prestasi yang baik

ü  Selalu meningkatkan diri

ü   

Traning

 Traning 

Menghidangkan makanan yang lezat sangatlah penting bagi sebuah restoran. Tetapi tidak banyak yang memperhatikan pentingnya proses karyawan dalam mengelola, menyiapkan, dan menyajikan makanan juga harusnya menjadi sebuah prioritas.

Perusahaan memang selalu mencari cara meningkatkan produktivitas karyawannya, apalagi saat leader atau pemilik restoran sedang tidak ada di restoran.

 

Salah satu cara meningkatkan kinerja kerja yang bisa dilakukan bagi karyawan restoran adalah dengan memberikan program pelatihan karyawan.

 

Beberapa contoh pelatihan karyawan restoran diantaranya Service Excellence atau pelayanan prima. Service Excellent dapat diartikan sebagai melayani lebih dari yang diharapkan, dengan memberi perhatian kepada waktu, Ketepatan, keamanan, kenyamanan, kuantitas, kualitas, biaya, proses & kepuasan.

 

Traning dengan tujuan untuk memperbaiki penguasaan keterampilan dan Teknik pelaksanaan kerja, sesuai dengan kebutuhan

 

Dasar Latihan untuk service:

1.    Training Product Knowledge

2.    Sequence of service

3.    Personal Hygiene

4.    Etiquette & professional grooming

5.    Hygiene quality of working place

6.    Beauty class for female

 

Dasar Latihan untuk Kitchen Hygiene:

1.    General hygiene

2.    Standard product knowledge

3.    Food poisoning (makanan yang mengandung bakteri)

4.    Food service temperature

5.    Pest control

Created positive atmoshfere

 

Created positive atmoshfere, kondisi lingkungan restoran saat ini merupakan hal yang penting, disamping makanan yang enak dan pelayanan yang cepat

Dengan demikian, restoran kini memberikan kenyamanan dengan atmosfir yang memberikan ketenangan, kesegaran dan relaksasi.

Dengan kata lain sebagai mood dari restoran secara keseluruhan dan dengan kata lain dapat diartikan sebagai ambiance atau energy

Sebagai alat pendukung antara lain :

1.     Pemilihan furniture sesuai dengan konsep

2.     Temperatur ruangan

3.     Kebersihan lingkunagan “ toilet, wastafel serta lantai”

4.     Suasana lebih privasi

5.     Suasana menyatu dengan alam

6.     Ruangan bermain anak

7.     Pelayanan yang ramah, disertai performent yang elegan

8.     Visual, irama music seirama dengan konsep

9.     Aroma suasana sejuk

10.Tampilan makanan menimbulkan aroma dan rasa yang menggugah selera

Marketing strategy development

 

Marketing Strategy : 

  1. Selling talking Corporate and government market 
  2. Promosi sosial media / Online Marketing development 
  • go on line , alasan paling pertama dan sederhana. Kalau semua orang sudah merambah ke online, mengapa Anda tidak ikut melakukannya?
         Kenapa Harus Go Online :
  1.  Branding : Membuat Identitas, perbedaan pruduk kita dengan yang lain
  2. Customer Trust : Meningkatkan kepercayaan customer akan produk / brand kita 
  3. Reputasi : Reputasi yang baik khususnya untuk brand kita karena diliput positif diportal berita
  4. Promotion  ; promosikan kegiatan atau produk ke masyarakat luas melalui media
  5. Credibility  : kredibilitas nama baik & tingkatkan citra positif di mata customer kita 
  • Hanya dengan menaruh alamat restoran  di Google Maps, kita dapat menuntun calon konsumen langsung ke tempat restoran. Mereka tak perlu takut tersesat, apalagi sampai hilang

  • Lewat pemasaran digital, kita tak wajib merogoh kocek dalam. Berbagai platform iklan semacam Google AdsInstagram Ads, dan Facebook Ads , youtube  punya skema pembiayaan yang fleksibel. 

  • Buat Website adalah cara efektif untuk menghadirkan online presence dalam jangka panjang. Tak terkecuali bagi restoran . Lewat website, kita bisa tampilkan menu, ambience, dan cerita soal usaha Anda dengan lebih elegan.

  • Buat  profile Google Bisnisku memuat berbagai informasi penting seputar bisnis kuliner Anda. Beberapa informasi perlu Anda sediakan

  • Emailblas, SMSblas, Influencer

      3.Promosi Off line
  • Flayer, Baliho, Brosure, Banner, Spanduk
  • Daily, montly, yearly activity calender events
  • Discount
  • Voucer



         




5 Tips Membangun Brand Awareness Agar Produk Makin Terkenal

 

1. Buat  Tagline yang Unik

Pilihlah nama merek yang mudah diingat, gampang disebutkan, serta didukung logo maupun warna yang unik. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang seharusnya bisa dengan jelas memberikan gambaran mengenai identitas perusahaan serta citra yang ingin disampaikan kepada konsumen.

 

2. Gunakan Jaringan Sosial Media dan Influencer

Data terbaru yang menyebutkan ada kurang lebih 175,4 juta orang di Indonesia telah menjadi pengguna internet secara aktif. Dari sekian banyak orang yang menggunakan internet, mereka jelas juga menggunakan berbagai media sosial untuk bisa terhubung dengan pengguna internet lainnya. 


3. Menerapkan Influencer Marketing

Selain memanfaatkan media sosial, cara berikutnya yang juga ampuh untuk meningkatkan kesadaran merek yang kita usung adalah dengan menggunakan influencer marketing. Influencer marketing merupakan strategi pemasaran media sosial yang terbukti ampuh untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui para influencer yang aktif di berbagai media sosial, baik yang aktif di Instagram, Twitter, Facebook, YouTube, TikTok, Podcast, dan sebagainya.


4. Ikut Pagelaran atau Event

Mengikuti sebuah event atau pagelaran menjadi salah satu tips membangun brand awareness sehingga ada lebih banyak orang yang mengenal merek usaha Anda


5. Punya Website

Di samping menggunakan media sosial, branding juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan website sebagai salah satu pusat informasi. Tips membangun brand awareness melalui pembuatan website yang berisi informasi lengkap mengenai produk Anda akan sangat membantu konsumen untuk mengenal brand Anda dengan lebih baik.



Kekuatan (Strength)

 

Kekuatan (Strength)

Kekuatan atau Strength adalah poin internal dan positif dari perusahaan . Ini adalah hal-hal yang berada dalam kendali Management. Contohnya adalah

  • Proses bisnis apa yang berhasil?
  • Aset apa yang Anda miliki di tim Anda, seperti pengetahuan, pendidikan, jaringan, keterampilan, dan reputasi?
  • Aset fisik apa yang Anda miliki, seperti pelanggan, peralatan, teknologi, pendanaan, dan paten produk?
    Apa keunggulan kompetitif yang Anda miliki dibandingkan pesaing Anda?

1.      Proses bisnis apa yang berhasil? : sebagai alur kerja atau diagram alur dari langkah-langkah logis

Kelemahan (Weaknesses)

 

Kelemahan (Weaknesses)

Kelemahan adalah faktor negatif yang mengurangi kekuatan Anda. Ini adalah hal-hal yang Anda mungkin perlu tingkatkan agar menjadi lebiih kompetitif.

  • Adakah hal-hal yang Anda perlukan untuk membuat bisnis menjadi lebih kompetitif?
  • Proses bisnis apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah ada aset berwujud yang dibutuhkan perusahaan Anda, seperti pendanaan atau peralatan?
  • Apakah ada celah di tim Anda?

Membuat Bisnis menjadi  lebih Kompototif  ?

1.Tinjaulah kekuatan inti Anda

Tinjau apa kekuatan dari bisnis Anda yang dapat membedakan dari kompetitor lain. Sehingga membuat produk atau bisnis Anda terlihat lebih unik dan berbeda dari yang lain. Setelah Anda meninjau bidang kekuatan inti, Anda dapat menambahnya dengan menggunakan beberapa strategi pemasaran untuk membangun keunggulan kompetitif, atau untuk menciptakan bidang kekuatan baru.

Pelajari cara menganalisa kekuatan atau kelebihan dari produk Anda.

Misalnya kekuatan utama Anda adalah kualitas produk. Anda dapat menambah kekuatan ini dengan lebih memusatkan fokus pada kualitas yang fantastis, serta berusaha mengantar produk lebih cepat dengan harga yang lebih rendah.

2. Kurangi biaya

Pengurangan biaya adalah satu strategi yang dapat dilakukan dalam bisnis untuk memperoleh keunggulan kompetitif, atau untuk meningkatkan keunggulan. Kebanyakan pasar memiliki pelanggan yang sensitif dengan harga, sehingga kemampuan untuk menawarkan produk atau layanan dengan harga yang lebih rendah adalah cara tertentu untuk menciptakan nilai bagi pelanggan. Contoh, di Amerika, Wal-Mart terkenal memiliki keunggulan kompetitif karena kemampuannya menyediakan harga rendah.

Setelah itu lakukanlah beberapa evaluasi terhadap kegiatan pengurangan biaya:

  • Evaluasi keseluruhan proses produksi Anda. Ini mencakup semua hal dari membeli persediaan dan cara pekerja berproduksi, hingga cara penjualan produk
  • Pertimbangkan untuk berinvestasi dalam teknologi yang mengurangi biaya. Contoh, jika Anda memiliki bisnis restoran, membeli peralatan hemat energi dapat mengurangi biaya pengoperasian. Jika bisnis Anda memiliki tingkat kredit yang lebih baik dari kompetitor, Anda dapat membiayai pembelian tersebut dengan harga yang lebih rendah.
  • Lakukan evaluasi pada cara pekerja Anda berproduksi untuk memastikan mereka tidak membuang-buang sumber daya dan bahwa mereka berproduksi sebanyak mungkin.

3. Berfokuslah pada layanan

Dalam pasar tertentu, layanan mungkin menjadi faktor pembeda antar kompetitor. Jika bisnis Anda sudah memiliki kekuatan dalam layanan, pertimbangkan untuk menambah fokus Anda di bidang ini.

Merekrut staf yang lebih baik, meningkatkan standar pelatihan, mengelola staf lebih dekat, menawarkan hadiah dan insentif untuk layanan yang bagus, dan menawarkan jam operasi yang lebih nyaman dapat membantu melahirkan keunggulan. Layanan memuaskan adalah budaya yang penting untuk diciptakan. Jika keunggulan layanan Anda hanya didasarkan pada beberapa faktor sederhana (seperti jam operasi yang lebih lama), kompetitor dapat menirunya dengan mudah.

4. Berfokuslah pada kualitas produk atau layanan

Jika Anda tidak dapat bersaing dengan kompetitor dalam hal lokasi atau harga, Anda selalu dapat bersaing dalam kualitas. Ini semakin penting jika kualitas tinggi adalah salah satu kekuatan Anda. Pelanggan biasanya bersedia membayar lebih banyak atau pergi ke tempat yang lebih jauh untuk mendapatkan produk bagus.

 

Peluang (Opportunities)

 

Peluang (Opportunities)

Peluang adalah faktor eksternal dalam lingkungan bisnis Anda yang cenderung berkontribusi pada kesuksesan bisnis.

  • Apakah market bisnis Anda berkembang dan apakah ada tren yang akan mendorong orang untuk membeli lebih banyak dari apa yang Anda jual?
  • Adakah acara atau event yang dapat dimanfaatkan perusahaan Anda dalam menumbuhkan pengembangan bisnis?
  • Apakah ada perubahan peraturan yang akan mempengaruhi perusahaan Anda secara positif?
  • Jika bisnis Anda terus erkembang, apakah itu berarti pelanggan membutuhkan produk Anda?

Ancaman (Threats)

 

Ancaman (Threats)

Ancaman adalah faktor eksternal yang tidak dapat Anda kendalikan. Anda tetap harus mempertimbangkan hal ini untuk menempatkan rencana darurat dalam menangani masalah yang terjadi.

  • Apakah Anda memiliki pesaing potensial yang dapat memasuki pasar Anda?
  • Apakah pemasok akan selalu dapat memasok bahan baku yang Anda butuhkan dengan harga yang cocok
  • Bisakah perkembangan di masa depan dalam teknologi mengubah cara Anda melakukan bisnis?
  • Apakah perilaku konsumen berubah dengan cara yang dapat berdampak negatif bagi bisnis Anda?
  • Adakah tren pasar yang bisa menjadi ancaman?

 

Threats (ancaman) adalah hal eksternal yang mempengaruhi bisnis, Sebagai contoh :

1.      Pesaing

2.       harga bahan baku

3.      tren belanja pelanggan.

 

FUNGSI COMMENT CARD

1.   Sebagai Media Komunikasi Antara Manajemen dengan Tamu Comment card ini berfungsi sebagai media komunikasi antara manajemen sebuah resto...